What We Read


Monday, January 24, 2011

Shiver--Beku, Kisah Cinta yang Menggoda

Judul: Shiver--Beku
Penulis: Maggie Stiefvater
Penerjemah: Caecilia Dian Pratiwi
Editor: E. Dian Anggraeni & Nina Andiana
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Ukuran: 13,5 x 20 cm
Jumlah Halaman: 432
Harga: Rp 55.000
Foto diambil dari www.gramedia.com

Kovernya luar biasa cantik. Dan menjanjikan. Mesti saat pertama kali melihatnya pemikiranku adalah, oh tidak, lagi-lagi kisah cinta dengan serigala jadi-jadian? Namun melihat buku ini memenangkan beberapa penghargaan dan sinopsisnya yang puitis, membuatku segera menyambarnya dari toko buku.

Aku bukanlah bagian dari dunianya... tapi ketika Grace menyebut namaku, menungguku mengikutinya, aku tahu akan melakukan apa pun untuk tetap bersamanya.

Dikisahkan Grace adalah remaja yang pernah digigit serigala saat masih kecil. Pengalaman itu bukannya membuatnya trauma atau malah membenci serigala, malah membuatnya "terikat" dengan salah satu serigala bermata kuning keemasan, yang ketika itu menolongnya. Kedua orangtuanya sibuk dalam dunia mereka sendiri. Jadi bisa dikatakan di usianya yang sekitar 17 tahun, Grace harus mandiri mengurus rumah, menyiapkan makanan (bahkan untuk orangtuanya). Nyaris seharian ia sendirian.

Sam digigit sejak kecil, dan di usianya yang 18 tahun ia jatuh cinta pada Grace. Ketika udara dingin, ia berubah menjadi serigala. Ketika cuaca menghangat, ia menjadi manusia. Kaum serigala jadi-jadian tidak tahu mengapa demikian adanya, atau dari mana asal mereka, yang jelas itulah kehidupan yang mereka ketahui. Manusia yang baru digigit akan berubah-ubah menjadi serigala kemudian manusia, dari tahun ke tahun waktu mereka menjadi manusia semakin singkat, dan pada akhirnya akan menjadi serigala sepenuhnya.

Dan ini tahun terakhir Sam.

Ketika Jack, teman satu sekolah Grace digigit, penduduk setempat menganggap sudah saatnya serigala dibasmi. Dan Sam tertembak. Harusnya suhu cukup dingin di musim gugur itu, namun ketika tertembak ia berhasil berubah menjadi manusia, dan Grace menolongnya. Ia mengenali Sam karena matanya sama dengan mata serigala yang sering ia lihat.

Maka dimulailah kisah cinta gadis yang pernah digigit namun tidak pernah berubah jadi serigala, dan Sam dengan masa lalu kelam dan rahasia yang ia anggap sulit untuk ceritakan pada Grace. Kisah cinta yang khas remaja, namun cukup dalam. Tapi seperti kata-kata klise itu, cinta saja tidak cukup, bukan? Mereka harus berurusan dengan kawanan serigala lain, terutama satu serigala yang merasa dirinya adalah pasangan Sam dan tentunya, tidak suka dengan kehadiran Grace. Juga dengan Jack, serigala jadi-jadian egois yang mengira Grace memiliki obat karena Grace pernah digigit namun tidak pernah berubah. Ada juga masalah dengan kawanan yang lain, manusia yang skeptis dan beranggapan semua serigala berbahaya, sahabat Grace yang digigit Jack...

Apa kisah cinta mereka harus berakhir begitu saja, begitu musim dingin tiba, ketika Sam akan menjadi serigala untuk selamanya?

---

Komentarku: Penulisannya indah. Sederhana dan tidak berlebihan, dan terasa pas untuk sudut pandang remaja. Konflik batinnya juga oke, setiap karakter memiliki beban masa lalu sendiri. Ada beberapa detail yang tidak diceritakan (kalau kutuliskan di sini, jadi spoiler, lebih baik baca sendiri, deh!) dan membuatku bertanya-tanya, lho ini gimana, itu bagaimana nasibnya? Mungkin akan dilanjutkan di buku kedua yang berjudul Linger. Atau tetap akan menjadi loose thread? We'll see.

4/5

5 comments:

  1. udah punya buku ini, tapi masih rapi ma plastiknya
    XDD
    Mungkin minggu depan deh.

    ReplyDelete
  2. Aku juga beli udah lama Ally, baru akhir2 ini baca. :) Penulisannya bagus, kok. Semoga buku keduanya bagus juga.

    ReplyDelete
  3. ih, beneran, cover-nya cantik...tadinya kupikir anjing, serigalanya imut..hihi

    ReplyDelete
  4. Serigalanya kayak Siberian Husky, ya?

    ReplyDelete
  5. buku ni ga' ada lanjutannya ya??

    ReplyDelete